Pinterest mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap kurang dari 15% dari total karyawannya, sebagai bagian dari strategi restrukturisasi dan efisiensi perusahaan. Keputusan PHK Karyawan Pinterest diumumkan pada Rabu (28/01/26), setelah perusahaan tersebut menyampaikan dokumen resmi kepada otoritas pasar modal.

Menurut informasi yang dipublikasikan, Pinterest juga berencana mengurangi penggunaan ruang kantor seiring dengan adopsi yang semakin luas terhadap kecerdasan buatan (AI). Proses pemangkasan ini diharapkan akan selesai pada akhir kuartal ketiga 2026, tepatnya pada September mendatang.

Seiring dengan pengumuman ini, saham Pinterest mengalami penurunan lebih dari 9%. Perusahaan media sosial ini menyatakan bahwa sumber daya yang terpangkas akan dialokasikan kembali ke tim yang fokus pada pengembangan AI, serta penguatan kemampuan berbasis AI untuk platform mereka.

Alasan di Balik PHK Karyawan Pinterest: Fokus pada AI dan Strategi Pemasaran Baru

Pinterest menyatakan bahwa PHK merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menata ulang strategi penjualan dan pemasaran, serta lebih memprioritaskan pengembangan teknologi AI. Langkah tersebut juga sejalan dengan rencana Pinterest untuk meningkatkan pengalaman pengguna melalui konten yang lebih personal dan relevan, dengan memperkenalkan berbagai alat baru seperti Pinterest Assistant.

Berdasarkan estimasi, Pinterest mengharapkan biaya restrukturisasi sebelum pajak berkisar antara US$35 juta hingga US$45 juta. Perusahaan ini sebelumnya tercatat memiliki lebih dari 4.500 karyawan pada April 2025.

Keputusan untuk berinvestasi lebih dalam pada teknologi AI bukan hanya langkah Pinterest, mengingat banyak perusahaan lain juga melakukan langkah serupa, termasuk di AS yang tercatat mengalami sekitar 55.000 PHK terkait dengan teknologi AI pada tahun 2025.

Namun, sebagian pihak mempertanyakan apakah AI benar-benar menjadi alasan utama di balik pengurangan karyawan ini. Beberapa pakar mencurigai adanya “AI-washing”, di mana perusahaan menggunakan teknologi AI sebagai alasan untuk menutupi langkah efisiensi biaya atau permasalahan internal lainnya.

Keputusan PHK karyawan Pinterest mencerminkan perubahan besar dalam fokus perusahaan yang semakin beralih ke pengembangan AI. Meskipun alasan AI menjadi faktor utama yang dijelaskan, berbagai spekulasi muncul terkait apakah keputusan ini benar-benar murni untuk efisiensi atau ada faktor lain yang turut berperan.

Hal itu tentunya memberikan dampak signifikan bagi ribuan karyawan Pinterest, namun perusahaan berharap dapat memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis di masa depan.

Demikian informasi seputar PHK karyawan Pinterest. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Touristcompany.Org.

Related Post