Promosi wsiata Indonesia di luar negeri terus dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia. Promosi tersebut juga dilakukan oleh semua pihak, salah satunya pada Indonesia Day yang digelar di Beijing China.

Promosi wisata tersebut memukau banyak orang. Dalam Indonesia Day tersebut terdapat pertunjukan seni dan budaya dari Timur Indonesia dan hal tersebut menjada daya tarik yang mengundang kekaguman masyarakat dunia yang hadir dalam kegiatan Indonesia Day.

Promosi wisata tersebut bertemakan Culture Night Gala Dinner: Journey to Hidden Paradise yang berlokasi di KBRI Beijing, China. Tema yang diangkat selaras dengan program pemerintah republik Indonesia dalam upaya pembangunan wilayah Timur Indonesia.

Melalui pagelaran tersebu, kalangan masyarkat dunia, khusunya di Tiongkok diharapkan dapat lebih mengenal potensi pariwisata dan ekonomi wilayah Timur Indonesia.

Dubes RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun mengungkapkan bahwa acara tersebut bertujuan untuk mengenalkan pariwisata Indonesia di mata dunia. Pemahaman diperkuat melalui people-to-people contact, Indonesia dan Tiongkan akan mendapatkan manfaat dari eratnya hubungan kedua negara.

Acara Indonesia Day juga dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Media Kemenpar, Don Kardono, dan Ketua Pokja Bidang percepatan Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata prioritas, Hiramsyah S Thaib.

Yang perlu diketahui masyarakat internasional adalah Indonesia tidak hanya memiliki Bali saja, namun terdapat banyak tujuan wisata yang menakjubkan, yakni disebut 10 Bali Baru.

Menteri Arif juga mengajak para industri pariwisata Tiongkok untuk dapat berinvestasi di sektor pariwisata indonesia. Selain itu pelaku undustri pariwisata Tiongkok diharapkan dapat bekerja sama dalam mendorong peningkatan wisatawan Tiongkok ke Indonesia. Lebih dari 450 undangan hadir dalam Gala Diner pada Indonesia Day.

Undangan tersebut berasal dari pejabat tinggi Pemerintah china, pemuka masyarakat, pengusaha, media, akademisi, tour operator, travel agent, diaspora Indonesia dan mahasiswa dari Indonesia.

Salah satu pertunjukan tari yang disajikan adalah Tari Lenso dari Maluku. Tarian tersebut dibawakan oleh tim penari dari Kementerian Pariwisata.