Jutaan pasang mata terkagum-kagum pada pertunjukan Opening Ceremony Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno. Salah satu pertunjukan yang paling spektakuler adalah ketika para penari menggunakan kostum bertema Api yang menyala dan berkobar pada Opening Ceremony Asian Games.

Ternyata di balik pertunjukan itu ada sentuhan tangan desainer aksesori Rinaldy Yunardi. Rinaldy menjelaskan penampilan keren itu dalam akun media sosialnya. Dalam Instagram akun miliknya, Rinaldy menjelaskan penampilan itu merupakan segmen Fire, salah satu dari tiga segmen di acara perhelatan ajang olahraga terbesar se-Asia itu.

Dalam segmen Fire, Rinaldy banyak menggunakan material berwarna merah dipadukan dengan tari Kecak Bali dan kain khas Bali. Tetap mengusung konsep Bhinneka Tunggal Ika dengan keanekaragaman suku bangsa. Segmen ini mendorong para atlet untuk lebih semangat berjuang untuk meraih juara.

“Agar mengobarkan semangat cinta tanah air kepada para atlet dan bangsa Indonesia semuanya. Menyala seperti api,” jelasnya, Minggu (19/8).

Lalu, dari material apa yang digunakan Rinaldy agar kostum menyala bak api yang membakar semangat?

Tampak seperti nyala api karena memang Rinaldy memilih bahan kain khas Bali dari Shifon Organdi yang memberi kesan menyala dan bersinar. Agar menyala lebih kuat, Rinaldy memilih warna merah darah.

Jika dilihat secara langsung maupun dari televisi, kostum dari kain khas Bali dalam segmen Fire saat Opening Ceremony Asian Games 2018 memang tampak menyala.

“Jadi itu kain shifon organdi ditutup ke kepala penarinya seokah memberi efek menyala-nyala. Sebagai simbol mengobarkan semangat. Kemudian kain yang kotak-kotak itu kain khas Bali,” jelasnya.

Dalam akun Instagramnya, Rinaldy menyebutkan segmen Fire sengaja dibuat untuk mengobarkan semangat persatuan Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga hal itu akan tercermin dalam semangat para atlet untuk menorehkan prestasi terbaiknya.